MIMPI JADI NYATA......

Kami mencoba mendiskripsikan.nya setelah selang beberapa minggu ini terlalu banyak rutinitas yang memadat. Ya seakan menjadi mimpi besar yang menjadi kenyataan. Itulah kalimat demi kalimat yang terucap ketika semua pihak bertanya kenapa the budjang, indie Salatiga bisa menjadi band pembuka di tour itu.

Berawal dari sebuah sayembara dari hai demos, bagi semua band hai demos yang ingin menjadi pembuka di jalan darat tour 2012, 3 band local yang berkoalisi dalam tour ini adalah jude, morfem, the experience brothers. Tanpa pikir panjang kamipun memberanikan diri untuk join.

Cerita berlanjut, kami masih ingat hari rabu malam 22 feb 2012 sekitar 2 minggu ato lebih setelah join sayembara. Pihak hai demos, menelepon kami, bahwa the budjang berhasil maen di  jalan darat tour 2012 di kota Solo!!!

Sungguh mimpi yang menjadi kenyataan bercampur kegelisahan. Bagaimana tidak, 2 hari untuk persiapan event yang tak main2 itu di kota solo. diluar itu salah satu personil kami menimba ilmu di jogja. 2 hari untuk mencari seorang soundman (ya kita memang belum mempunyai seorang soundman tetap) sarana transportasi, dll tidak.lah cukup untuk band sekelas kami.


Inilah yang membuat kami yakin "ORANG MERDEKA ADALAH ORANG YANG BERANI MELAKUKAN SESUATU TANPA MEMIKIRKAN AKIBAT-AKIBATNYA". Kami semakin bersemangat dan berangkat dengan apa adanya melaju berkendara salatiga - solo memakan waktu kurang lebih satu setengah jam dengan motor. Tepat jam lima sore sampai di kota solo, kamipun menghubungi salah satu panitia penjemputan disana. Tidak lama kemudian seorang datang menjemput, arif the think . Kami langsung dibawa ke space cafe, tempat berlangsungnya acara nanti malam. Terletak di komplek beteng plaza  solo.  Ketika kami masuk, ternyata stagenya cukup ajaib. Drum tertutup dj booth, dengan tv berlayar besar di tengahnya. Jude band asal jakarta itu sedang sound check, sementara jimmy multazam (morfem) atau lebih beken.ny jimmy the upstair sedang duduk santai. Disamping seorang daud sarassin (the experience brothers) Sedang duduk dibalik selimutnya, ya memang suhu di dalam saat itu sangatlah dingin. Sungguh jauh dari bayangan kami, ternyata cafe/ lebih miripnya bar ini, didesain sangat ekslusif. Dan kami bertemu dengan band2 local lain.nya seperti modern age, suddenly sunday, serta lain.nya. Tepat jam 7 malam acara dimulai, modern age menjadi pembuka dilanjut suddenly sunday, leon labirin, baru kami the budjang. Sederet daftar lagu pamungkas kami I don't, hey man, keadilan. Habis giliran kami barulah band pamungkas  jude, the experience brothers, morfem dan sebuah kolaborasi ruar biasa sebagai penutup tour ini di kota solo.

No comments:

Post a Comment